Relay Klakson Bunyi Cetak Cetek? Ini Solusinya!

Ade Handoko

Jakarta – Pernahkah Anda mengalami masalah klakson mobil yang tiba-tiba berbunyi cetak cetek? Tentu hal ini sangat menjengkelkan, terlebih jika terjadi di tengah perjalanan. Salah satu penyebab klakson berbunyi cetak cetek adalah relay klakson yang tidak berfungsi dengan baik.

Relay klakson merupakan komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil yang berfungsi untuk mengatur aliran listrik ke klakson. Apabila relay klakson mengalami kerusakan, maka klakson akan kehilangan suplai listrik dan tidak dapat berbunyi dengan normal.

Gejala relay klakson yang rusak dapat berupa bunyi klakson yang cetak cetek, klakson tidak berbunyi sama sekali, atau klakson berbunyi terus-menerus. Untuk memastikan masalahnya terletak pada relay klakson, Anda dapat melakukan beberapa tahap pemeriksaan berikut:

1. Periksa Sekering

Periksa sekering klakson untuk memastikan tidak putus. Jika sekring putus, gantilah dengan sekring baru yang memiliki nilai ampere yang sama.

2. Periksa Tegangan

Gunakan voltmeter untuk mengukur tegangan pada terminal relay klakson. Jika tidak ada tegangan, periksa kabel dan konektor yang terhubung ke relay klakson.

3. Periksa Resistensi

Gunakan ohmmeter untuk mengukur resistensi pada koil relay klakson. Jika resistensi terlalu tinggi atau terlalu rendah, maka relay klakson perlu diganti.

4. Periksa Kontak

Lepaskan relay klakson dan periksa kondisi kontaknya. Kontak yang kotor atau terbakar dapat menyebabkan relay klakson tidak berfungsi dengan baik. Bersihkan kontak menggunakan ampelas halus dan pasang kembali relay klakson.

Jika setelah melakukan pemeriksaan tersebut relay klakson masih mengalami kerusakan, maka Anda perlu menggantinya dengan yang baru. Berikut langkah-langkah mengganti relay klakson:

1. Cari Lokasi Relay Klakson

Lokasi relay klakson bervariasi tergantung pada jenis dan tahun pembuatan mobil. Biasanya, relay klakson terletak di dalam kotak sekring atau di dekat klakson.

2. Lepaskan Relay Klakson

Cabut konektor listrik yang terhubung ke relay klakson. Kemudian, gunakan kunci pas atau tang untuk melepas relay klakson dari dudukannya.

3. Pasang Relay Klakson Baru

Masukkan relay klakson baru ke dalam dudukannya. Pastikan relay klakson baru memiliki jenis dan spesifikasi yang sama dengan relay klakson lama.

4. Hubungkan Konektor

Sambungkan kembali konektor listrik ke relay klakson baru.

5. Uji Bunyi Klakson

Tekan tombol klakson untuk menguji apakah klakson sudah berbunyi dengan normal.

Setelah mengganti relay klakson, masalah bunyi klakson cetak cetek seharusnya sudah teratasi. Jika masalah masih berlanjut, kemungkinan besar penyebabnya bukan pada relay klakson. Anda perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada sistem kelistrikan mobil, seperti memeriksa sakelar klakson, jalur kabel, dan klakson itu sendiri.

Sebagai upaya pencegahan, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga relay klakson tetap berfungsi dengan baik, yaitu:

  • Hindari menekan tombol klakson terlalu lama.
  • Bersihkan terminal dan kontak relay klakson secara berkala.
  • Periksa kabel dan konektor yang terhubung ke relay klakson secara rutin.
  • Ganti relay klakson setiap beberapa tahun atau sesuai dengan rekomendasi pabrikan mobil.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengatasi sendiri masalah relay klakson bunyi cetak cetek. Namun, jika Anda merasa kurang yakin, disarankan untuk membawa mobil ke bengkel terdekat untuk penanganan yang lebih profesional.

Also Read

Bagikan:

Ads - Before Footer