Inilah Hal yang Bukan Pemeriksaan Propeller Shaft, Jangan Sampai Salah!

Adhitia Hermawan

Propeller shaft, yang juga dikenal sebagai poros baling-baling, adalah komponen penting dalam sistem propulsi kapal yang mentransmisikan tenaga dari mesin ke baling-baling. Untuk memastikan kinerja yang optimal dan keselamatan, pemeriksaan rutin pada propeller shaft sangat diperlukan. Namun, ada beberapa aspek yang bukan merupakan bagian dari pemeriksaan ini.

Berikut adalah hal-hal yang bukan merupakan pemeriksaan pada propeller shaft:

1. Pemeriksaan Listrik

Pemeriksaan pada propeller shaft berfokus pada kondisi fisik dan mekanisnya, bukan aspek kelistrikannya. Pemeriksaan listrik biasanya dilakukan pada komponen kelistrikan kapal, seperti generator, motor, dan kabel.

2. Pemeriksaan Baling-Baling

Meskipun baling-baling terhubung ke propeller shaft, pemeriksaan baling-baling biasanya dilakukan secara terpisah. Fokus utama pemeriksaan baling-baling adalah pada kondisi bilah, hub, dan porosnya.

3. Pemeriksaan Gearbox

Gearbox, yang menghubungkan mesin ke propeller shaft, juga memiliki prosedur pemeriksaan tersendiri. Pemeriksaan gearbox meliputi pemeriksaan kondisi gigi, bantalan, dan segel minyak.

4. Pemeriksaan Hull

Pemeriksaan hull (lambung kapal) tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan hull lebih fokus pada kondisi lambung kapal, termasuk ketebalan pelat, cat anti-fouling, dan ketiadaan kebocoran.

5. Pemeriksaan Mesin

Pemeriksaan mesin sama sekali berbeda dengan pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan mesin meliputi pemeriksaan kondisi piston, silinder, katup, dan sistem bahan bakar.

6. Pemeriksaan Pipa Bahan Bakar

Pipa bahan bakar yang memasok bahan bakar ke mesin juga tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan pipa bahan bakar berfokus pada kondisi pipa, sambungan, dan katup.

7. Pemeriksaan Sistem Navigasi

Sistem navigasi, seperti GPS, radar, dan kompas, tidak terkait dengan propeller shaft. Sistem navigasi memiliki prosedur pemeriksaan khusus yang memastikan akurasi dan keandalannya.

8. Pemeriksaan Sistem Pemadam Kebakaran

Sistem pemadam kebakaran dirancang untuk memadamkan kebakaran di kapal. Pemeriksaan sistem pemadam kebakaran tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft.

9. Pemeriksaan Peralatan Keselamatan

Peralatan keselamatan, seperti pelampung, sekoci, dan alat pemadam kebakaran portabel, tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan peralatan keselamatan memastikan kondisi dan ketersediaannya dalam keadaan darurat.

10. Pemeriksaan Cat Lambung

Cat lambung digunakan untuk melindungi hull kapal dari korosi dan pertumbuhan biofouling. Pemeriksaan cat lambung tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft.

Dengan memahami hal-hal yang bukan termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft, pemilik kapal dan operator dapat memastikan bahwa mereka melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan tepat waktu. Pemeriksaan yang teratur dan menyeluruh akan membantu meningkatkan keandalan propeller shaft, meminimalisir waktu henti, dan memastikan keselamatan kapal dan krunya.

Also Read

Bagikan:

Ads - Before Footer