Propeller shaft, yang juga dikenal sebagai poros baling-baling, adalah komponen penting dalam sistem propulsi kapal yang mentransmisikan tenaga dari mesin ke baling-baling. Untuk memastikan kinerja yang optimal dan keselamatan, pemeriksaan rutin pada propeller shaft sangat diperlukan. Namun, ada beberapa aspek yang bukan merupakan bagian dari pemeriksaan ini.
Berikut adalah hal-hal yang bukan merupakan pemeriksaan pada propeller shaft:
1. Pemeriksaan Listrik
Pemeriksaan pada propeller shaft berfokus pada kondisi fisik dan mekanisnya, bukan aspek kelistrikannya. Pemeriksaan listrik biasanya dilakukan pada komponen kelistrikan kapal, seperti generator, motor, dan kabel.
2. Pemeriksaan Baling-Baling
Meskipun baling-baling terhubung ke propeller shaft, pemeriksaan baling-baling biasanya dilakukan secara terpisah. Fokus utama pemeriksaan baling-baling adalah pada kondisi bilah, hub, dan porosnya.
3. Pemeriksaan Gearbox
Gearbox, yang menghubungkan mesin ke propeller shaft, juga memiliki prosedur pemeriksaan tersendiri. Pemeriksaan gearbox meliputi pemeriksaan kondisi gigi, bantalan, dan segel minyak.
4. Pemeriksaan Hull
Pemeriksaan hull (lambung kapal) tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan hull lebih fokus pada kondisi lambung kapal, termasuk ketebalan pelat, cat anti-fouling, dan ketiadaan kebocoran.
5. Pemeriksaan Mesin
Pemeriksaan mesin sama sekali berbeda dengan pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan mesin meliputi pemeriksaan kondisi piston, silinder, katup, dan sistem bahan bakar.
6. Pemeriksaan Pipa Bahan Bakar
Pipa bahan bakar yang memasok bahan bakar ke mesin juga tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan pipa bahan bakar berfokus pada kondisi pipa, sambungan, dan katup.
7. Pemeriksaan Sistem Navigasi
Sistem navigasi, seperti GPS, radar, dan kompas, tidak terkait dengan propeller shaft. Sistem navigasi memiliki prosedur pemeriksaan khusus yang memastikan akurasi dan keandalannya.
8. Pemeriksaan Sistem Pemadam Kebakaran
Sistem pemadam kebakaran dirancang untuk memadamkan kebakaran di kapal. Pemeriksaan sistem pemadam kebakaran tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft.
9. Pemeriksaan Peralatan Keselamatan
Peralatan keselamatan, seperti pelampung, sekoci, dan alat pemadam kebakaran portabel, tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft. Pemeriksaan peralatan keselamatan memastikan kondisi dan ketersediaannya dalam keadaan darurat.
10. Pemeriksaan Cat Lambung
Cat lambung digunakan untuk melindungi hull kapal dari korosi dan pertumbuhan biofouling. Pemeriksaan cat lambung tidak termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft.
Dengan memahami hal-hal yang bukan termasuk dalam pemeriksaan propeller shaft, pemilik kapal dan operator dapat memastikan bahwa mereka melakukan pemeriksaan yang komprehensif dan tepat waktu. Pemeriksaan yang teratur dan menyeluruh akan membantu meningkatkan keandalan propeller shaft, meminimalisir waktu henti, dan memastikan keselamatan kapal dan krunya.