Menilik Kapasitas Oli Matic Grand Livina: Pentingnya Perawatan Berkala

Ade Handoko

Bagi Anda pemilik mobil Grand Livina bertransmisi otomatis, mengetahui kapasitas oli matic sangat penting untuk memastikan kinerja transmisi yang optimal. Transmisi otomatis adalah komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi untuk memindahkan gigi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan berkendara. Penggunaan oli matic yang cukup dan sesuai spesifikasi sangat berpengaruh pada kelancaran dan ketahanan transmisi.

Kapasitas Oli Matic Grand Livina

Kapasitas oli matic Grand Livina bergantung pada tahun produksi dan varian mesinnya. Untuk mengetahui kapasitas oli matic yang tepat untuk Grand Livina Anda, berikut rinciannya:

  • Grand Livina 2007-2013 (mesin HR15DE): 3,5 liter
  • Grand Livina 2013-2018 (mesin HR15DE): 3,5 liter
  • Grand Livina 2019-sekarang (mesin MR20DE): 4,5 liter

Jenis Oli Matic yang Direkomendasikan

Selain kapasitas, pemilihan jenis oli matic yang tepat juga penting. Nissan merekomendasikan penggunaan oli matic Nissan Matic Fluid D atau setara untuk Grand Livina. Oli matic ini diformulasikan khusus untuk memenuhi spesifikasi transmisi otomatis Grand Livina, sehingga dapat memberikan perlindungan dan kinerja yang optimal.

Pentingnya Pergantian Oli Matic Secara Berkala

Oli matic tidak memiliki usia pakai yang sama seperti oli mesin. Seiring waktu, oli matic akan mengalami penurunan kualitas akibat oksidasi, kontaminasi, dan panas. Hal ini dapat menyebabkan transmisi kehilangan kelancaran, menimbulkan kebisingan, hingga mengalami kerusakan serius.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pergantian oli matic secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Untuk Grand Livina, disarankan untuk mengganti oli matic setiap 40.000-50.000 km atau sekitar 2 tahun sekali.

Tanda-Tanda Oli Matic Perlu Diganti

Selain interval waktu, terdapat beberapa tanda yang dapat menunjukkan bahwa oli matic Grand Livina perlu diganti, antara lain:

  • Transmisi terasa slip atau tersendat: Oli matic yang kotor atau kurang dapat menyebabkan transmisi kehilangan kemampuan untuk memindahkan gigi dengan mulus.
  • Muncul suara berdengung atau geraman saat berkendara: Suara-suara ini dapat mengindikasikan bahwa oli matic sudah rusak atau tidak dapat melumasi komponen transmisi dengan baik.
  • Warna oli matic berubah menjadi gelap atau keruh: Oli matic yang masih bagus memiliki warna merah terang. Jika warnanya berubah menjadi gelap atau keruh, menunjukkan bahwa oli sudah terkontaminasi dan perlu diganti.
  • Bau hangus dari oli matic: Bau hangus dapat mengindikasikan bahwa oli matic sudah terbakar atau overheated. Segera ganti oli matic sebelum terjadi kerusakan lebih lanjut.

Proses Pergantian Oli Matic

Pergantian oli matic Grand Livina sebaiknya dilakukan di bengkel resmi atau bengkel spesialis yang memiliki peralatan dan keahlian yang memadai. Proses pergantian oli matic meliputi:

  • Menguras oli matic lama melalui baut pembuangan.
  • Melepas filter oli matic dan menggantinya dengan yang baru.
  • Mengisi oli matic baru sesuai dengan kapasitas yang telah ditentukan.
  • Menjalankan mesin untuk beberapa saat dan memeriksa level oli matic.
  • Menyetel level oli matic sesuai spesifikasi.

Kesimpulan

Kapasitas oli matic Grand Livina sangat penting untuk diketahui dan menjadi acuan saat melakukan perawatan rutin. Penggunaan oli matic yang cukup dan sesuai spesifikasi, serta pergantian oli matic secara berkala, akan menjaga kinerja transmisi agar tetap optimal dan memperpanjang usia pakai kendaraan. Jika Anda menemui tanda-tanda oli matic perlu diganti, segera lakukan penggantian di bengkel resmi atau bengkel spesialis untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.

Also Read

Bagikan:

Ads - Before Footer