Jakarta – Seher dan piston sering dianggap sinonim, namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Berikut penjelasan lengkap tentang perbedaan antara seher dan piston:
1. Definisi
- Seher: Istilah populer untuk menyebut piston pada mesin kendaraan bermotor di Indonesia.
- Piston: Komponen mesin yang berbentuk silinder dan bergerak naik turun di dalam silinder mesin.
2. Fungsi
- Seher: Umumnya merujuk pada fungsi piston sebagai komponen yang mendorong gas dalam silinder untuk menghasilkan tenaga.
- Piston: Menutup ruang bakar di dalam silinder, mentransmisikan gaya dari pembakaran ke poros engkol, dan mengendalikan volumetrik ruang bakar.
3. Struktur
- Seher: Biasanya memiliki bagian kepala yang datar atau cekung, serta dilengkapi dengan ring piston untuk mencegah kebocoran gas.
- Piston: Memiliki bentuk yang lebih kompleks, termasuk kepala piston, landasan ring piston, pina piston, dan rok piston.
4. Bahan
- Seher: Umumnya terbuat dari paduan aluminium yang ringan dan tahan panas.
- Piston: Dapat terbuat dari paduan aluminium, besi tuang, atau kombinasi keduanya, tergantung pada aplikasi dan kebutuhan performa mesin.
5. Gerakan
- Seher: Melakukan gerakan naik turun yang dihasilkan oleh pembakaran gas dalam silinder.
- Piston: Dapat memiliki gerakan naik turun, gerakan osilasi, atau kombinasi keduanya, tergantung pada jenis mesin.
6. Aplikasi
- Seher: Umumnya digunakan pada mesin kendaraan bermotor roda dua, roda empat, dan mesin industri.
- Piston: Digunakan pada berbagai jenis mesin, termasuk mesin pembakaran internal, mesin uap, mesin kompresor, dan pompa.
7. Ukuran
- Seher: Berukuran lebih kecil dari piston pada umumnya.
- Piston: Berukuran lebih besar dan memiliki variasi ukuran yang lebih luas.
8. Harga
- Seher: Umumnya lebih murah daripada piston karena ukurannya yang lebih kecil dan konstruksinya yang lebih sederhana.
- Piston: Lebih mahal karena ukurannya yang lebih besar dan konstruksinya yang lebih kompleks.
Kesimpulan
Meskipun seher dan piston sering digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari, sebenarnya keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Piston adalah komponen yang lebih kompleks dengan fungsi yang lebih luas, sementara seher adalah istilah populer yang merujuk pada piston pada mesin kendaraan bermotor. Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat lebih memahami cara kerja mesin dan membuat keputusan yang lebih tepat terkait perawatan dan penggantian komponen mesin.